Ini Faktor yang Menyebabkan Bisnis UKM Tidak Berkembang

faktor penyebab bisnis ukm tidak berkembang

Berbisnis saat ini tidak hanya dilakukan oleh kalangan atas yang memiliki banyak uang namun juga dapat dilakukan oleh kalangan menengah kebawah. Dengan bisnis UKM, masyarakat kelas menengah kebawah mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari dan dapat mengembangkannya menjadi sebuah bisnis besar yang mampu memberikan lowongan pekerjaan bagi orang lain. Namun, ternyata terdapat beberapa faktor yang menyebabkan usaha kecil menengah tersebut tidak mampu berkembang danmencapai target.


Pertama adalah factor ketidak percayaan diri atau factor pesimis. Setiap bisnis atau usaha yang dilakukan baik kelas kecil menengah harus dilakukan dengan sikap percaya diri dan berani menghadapi resiko yang ada. Resiko bangkrut atau barang yang tidak terbeli selalu ada namun jika Anda takut untuk mengambil langkah maka Anda tidak dapat mengetahui apa yang akan terjadi hasilnya, target seperti penjualan hingga jumlah tertentu tidak dapat tercapai.

Kedua adalah Anda terlalu percaya diri sehingga meremehkan hal yang terjadi di sekitar Anda. Percaya diri memangsangatdiperlukannamunjikaterlalupercayadiriakanmengakibatkankesombongan yang dapat membuat Anda mengabaikan saran dan kritik yang diberikan kepada Anda. Sikap sombong dan sikap terlalu percaya diri membuat Anda memiliki ekspektasi atau harapan yang terlalu tinggi dibandingkan yang sebenarnya terjadi. Hal ini juga membuat Anda menjadi tidak dapat berfikir secara jernih sehingga tidak mampu untuk memutuskan suatu keputusan yang sesuai dengan kondisi dan situasi dari bisnis kecil menengah yang Anda kerjakan.

Ketiga adalah Anda mengerjakan bisnis tersebut dengan tidak sepenuh hati atau masih menganggap jika Anda masih belajar sehingga tidak perlu memberikan waktu Anda untuk mengembangkan bisnis tersebut. Dalam setiap pekerjaan baik untuk urusan bisnis ataupun belajar, seseorangmembutuhkantotalitasdalammelakukansesuatukarenadengantotalitas, Anda dapat melakukan berbagai macam cara yang sesuai dengan keadaan bisnis Anda sehingga bisnis Anda dapat berjalan dengan baik. Sebaliknya, jika Anda hanya setengah-setengah, Anda akan sulit untuk mencapai target bahkan hanya untuk separuh target.

Keempat adalah Anda terlalu pasrah. Sikap pasrah dalam bisnis UKM  memang diperlukan namun tidak berarti Anda harus pasrah setiap saat tanpa melakukan tindakan atau usaha untuk mencapai target yang telah Anda tetapkan. Sikap ambisius dan agresif diperlukan juga untuk mengembangkan bisnis. Misalnya ketika Anda sedang dalam masalah untuk menjadi supplier dari bahan baku pakaian Anda atau makanan Anda, maka mau tidak mau Anda harus berusaha dan tidak menyerah bahkan terkadang harus agresif untuk mencapaihal yang diinginkan. Jika Anda terlalu pasrah, kesempatan yang ada di depan mata Anda dapat terlepas begitu saja dan akan membuat bisnis Anda menjadi lesu dan akhirnya harus gulung tikar bahkan sebelum Anda mencapai setengah dari target.


Membangun sebuah usaha bisa pula berawal dari menekuni bisnis UKMyang kini semakin banyak pelakunya. Usaha Kecil Menengah atau UKM menjadi salah satu jenis usaha yang kini banyak ditekuni oleh mereka yang ingin belajar berbisnis. Disebut sebagai UKM karena memang memerlukan penyediaan modal yang jumlahnya tidak terlalu besar. Meski minim modal, asalkan mau bekerja keras maka keuntungan yang diperoleh bisa sangat lumayan. Banyak pelaku UKM yang kini mereguk sukses dan mampu membangun usaha skala besar.


Memiliki ketertarikan yang serupa sebaiknya segera mencoba menekuni bisnis jenis ini, apalagi keuntungan yang diberikan rupa-rupa. Keuntungan tersebut bisa jadi dalam bentuk berikut:


1. Inovasi yang tidak mengenal batasan,

Bekerja dengan menjalin kerjasama dengan pihak lain tentu membutuhkan komunikasi dahulu sebelum melakukan inovasi. Perubahan sedikit atau sekecil apapun membutuhkan persetujuan dari semua pihak, jika tidak sepaham. Maka dapat dipastikan ide inovasi tersebut tidak akan bisa diterapkan sehingga inovasi pun berjalan lambat. Sementara jika membangun usaha kecil atas modal sendiri maka Kita lebih leluasa melakukan inovasi. Perubahannya pun cepat, jika gagal atau berhasil bisa menuju ke inovasi berikutnya.

2. Fokus usaha lebih kepada satu bidang saja,

Perbedaan yang mencolok juga bisa ditemui dari fokus usaha skala besar dengan skala yang lebih kecil. Sebuah perusahaan besar akan selalu mencoba melakukan kegiatan yang bertujuan mengikuti perkembangan pasar. Apa yang tengah diminati konsumen akan segera ditindaklanjuti dan sanggup menyediakannya. Resiko untung maupun rugi akan tetap ada, berbeda dengan usaha kecil seperti usaha rumahan. Biasanya hanya fokus kepada satu macam produk yang digarap berdasarkan pesanan untuk memperkecil kerugian.

3. Kegiatan operasional yang lebih fleksibel,

Bisnis skala kecil memiliki pengelola yang terbatas dan bertanggung jawab penuh atas bagian yang ditanganinya. Pengambilan keputusan pun bisa dilakukan dengan segera dan kecil kemungkinan melakukan kesalahan besar. Karyawan yang dimiliki pun jumlahnya tidak terlalu banyak sehingga lebih mudah untuk diatur menyesuaikan dengan kebutuhan usaha. Artinya dengan kondisi yang seperti ini pemilik usaha memiliki tanggungan mengatur operasional usaha secara fleksibel. Terhindar dari kemungkinan berbenturan dengan kepentingan karyawan maupun pihak lain seperti pada usaha besar.

4. Biaya operasional yang tidak terlalu besar,

Satu lagi keuntungan yang sering menjadi alasan utama pendiri usaha kecil untuk segera menekuni usaha tersebut. Yakni kebutuhan biaya yang dengan mudah dapat ditekan, baik itu modal maupun untuk biaya operasional. Semisal kebutuhan untuk menggaji karyawan dapat ditekan selama pesanan produk bisa digarap sendiri. Bisa pula dari biaya sewa gedung yang bisa digantikan dengan garasi rumah dan berbagai biaya operasional lainnya. Minimnya modal membuat Kita mesti cerdas mengelolanya, bisa diawali dengan membangun bisnis UKM yang potensial.

avatarTentang Penulis
blogger, tukang review, dan penjual online, yang mencoba berbagi informasi melalui blog harjasa.com

Suka artikel ini? bagikan

FacebookGoogle+Twitter
1 Komentar untuk "Ini Faktor yang Menyebabkan Bisnis UKM Tidak Berkembang"

Pengunjung Yang Baik Selalu Meninggalkan Komentar Yang Baik, Perbedaan Pendapat Itu Wajar Asal Tidak Menyinggung SARA, Tidak Melakukan SPAM dan Menaruh LINK AKTIF