Vaporizer, Alternatif Merokok tanpa Nikotin

Vaporizer, Alternatif Merokok tanpa Nikotin

harjasa - Vaporizer, Alternatif Merokok tanpa Nikotin

Kamu suka merokok? Kalo iya baca informasi menarik tentang Vaporizer, Merokok tanpa nikotin.
Seperti kita ketahui Ketergantungan akan rokok memang susah untuk dihilangkan, apalagi yang sudah kecanduan berat. Selain itu asap rokok juga sangat berbahaya bagi orang sekitar yang secara tidak sengaja mengirupnya walau dia tidak merokok, saya sendiri merasa keganggu juga kalo deket orang yang merokok. Oleh sebab itu, kini muncul sebuah perangkat rokok elektrik yang biasa disebut Vaporizer sebagai alternative pengganti rokok anda menariknya ramah lingkungan karena tanpa menggunakan nikotin, tidak mengandung Tar dan 4000 zat berbahaya lainnya seperti pada rokok konvensional.

Vaporizer memang lagi ngetrend di kalangan anak muda saat ini selain bentuknya unik tapi rasanya juga variatif.
Vaporizer ini menggunakan cairan (e-liquid) dan terdiri dari beberapa rasa yang dapat disesuaikan dengan selera kamu. Dan asiknya cairan ini dapat diisi ulang jadi lebih ekonomis. Vaporizer ini sendiri terdiri dari 3 bagian yaitu bodi+baterai, clearomizer dan liquid. sedangkan bagian yang paling penting ada pada clearomizer dimana pada bagian ini terdapat wadah untuk menyimpan liquid (tank ), alat untuk mengubah liquid menjadi uap ( coil) dan tempat untuk menyedot uap yang dihasilkan coil ( drip tip).

Bagusnya Rokok elektrik ini tidak menghasilkan asap melainkan kabut uap. Kabut uap merupakan hasil penguapan atas pemanasan yang dilakukan terhadap benda cair. Secara esensi kabut uap mirip dengan kabut uap yang sering dilihat di klub-klub malam ataupun konser musik serta pertunjukan teater yang menggunakan generator kabut untuk menampilkan efek khusus.

Rotrik (rokok elektrik) tidak membakar sesuatu melainkan memanaskan cairan yang ada didalamnya, proses pemanasan tersebut menghasilkan uap yang mengalami kondensasi menjadi kabut uap. karena kabut uap berbeda dengan asap, maka tidak ada karbon monoksida yang dihirup saat seseorang menghisap Rotrik.
Untuk pemeliharaannya sendiri yang sangat vital pada alat ini ada pada Coil/atomizer. Umur atomizer / coil pada clearomizer adalah sekitar 1 minggu - 1 bulan, tergantung seberapa sering pemakaian. Apabila rasa sudah berubah (Terasa seperti gosong atau susah dihisap), maka atomizer / coil harus diganti. Vaporizer ini dapat anda jumpai
di pasaran dengan kisaran harga lumayan murah bagi yang berduit hehe hanya sekitar 1 sampai 2 jutaan per unit.

Oke itu informasi menarik tentang Vaporizer, Alternatif Merokok tanpa Nikotin saya sendiri tidak menganjurkan untuk merokok loh hehe... karena merokok itu tidak baik

Update !!! :
di indonesia sekarang marak sekali rokok elektrik yang beredar, rokok yang bisa di isi ulang ini kadang disalahgunakan dengan mengisi ulang dengan nikotin jadi bahaya nya sama saja dengan rokok biasa.
seperti kita ketahui merokok adalah tidak baik untuk kesehatan maka dari sekarang berhentilah merokok karena merokok merusak bagi kesehatan bukan hanya diri sendiri tetapi juga kesehatan bagi orang lain karena asap yang ditimbulkan. Begitupun vapoliser ini apa sudah mendapat izin resmi atau belum ? apakah berbahaya atau tidaknya? di indonesia kami tidak tahu, kami hanya sekedar mereview saja. Sekedar saran berhenti merokok dan jaga kesehatan karena kesehatan mahal harganya.

Baca Juga : Tablet gahar body tipis samsung galaxy s tab"

avatarTentang Penulis
blogger, tukang review, dan penjual online, yang mencoba berbagi informasi melalui blog harjasa.com

Suka artikel ini? bagikan

FacebookGoogle+Twitter
2 Komentar untuk "Vaporizer, Alternatif Merokok tanpa Nikotin"

Hi fellas,
Thank you so much for this wonderful article really!
If someone want to read more about that Vitastik I think this is the right place for you!

Nah kalo liquidnya ga ada kandungan nikotin nya bahaya ga?

Pengunjung Yang Baik Selalu Meninggalkan Komentar Yang Baik, Perbedaan Pendapat Itu Wajar Asal Tidak Menyinggung SARA, Tidak Melakukan SPAM dan Menaruh LINK AKTIF